Ketua Umum FPI Tantang Tito Karnavian, Siapa Lebih Paham Khilafah?

WowKerenViral ~ Ketum FPI Ustaz Ahmad Sobri Lubis menantang Mendagri Tito Karnavian mengulas NKRI Bersyariah lantaran sudah mempersulit mendapatkan perizinan Surat Keterangan Terdaftar( SKT).



FPI sudah mengurus SKT semenjak 20 tahun lamanya tanpa terdapatnya permasalahan di Departemen Dalam Negara, Menurut Ustaz Sobri.

Kepada wartawan di Gedung Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia( DDII), Jakarta Pusat, Jumat( 29/ 11), Ustaz Sobri mengatakan“ Saat ini terdapat peraturan baru, ormas keagamaan wajib ada saran dari Departemen Agama, kami memenuhi seluruhnya, ini telah standar ya jadi kita ikutin”.

Pada pengurusan SKT kali ini, kata Sobri, FPI sudah menjajaki ketentuan yang ada. Dan Kemenag telah melaksanakan riset mendalam tentang Ormas FPI dan riset terhadap AD/ ART FPI.

“ Dari Departemen Agama telah melaksanakan riset, telah melaksanakan pembahasan- pembahasan serta riset mendalam tentang ormas FPI. AD/ ART telah diteliti, tentang Khilafah Islamiyyah yang terdapat di FPI telah diteliti secara mendalam oleh pakar- pakar yang paham dibidangnya,” paparnya.

Ahli telah menerangkan secara gamblang tentang jihad, tatbik syariah yang terdapat di AD/ ART FPI, lanjut Sobri.

“ Sehingga keluar bahwasanya FPI sangat NKRI, Pancasilais. Telah berakhir. Kesimpulannya apa? Keluar saran dari Departemen Agama,” sambungnya.

Sobri menambahkan, usai melewati proses di Kemenag, bersinambung proses di Kemendagri. Tetapi, dikala di Kemendagri dikira terdapat permasalahan. Baginya, Tito mempersoalkan beberapa poin yang terdapat di AD/ ART FPI.

“ Silakan Kemendagri ingin mempermasalahkan, daripada ribut- ribut, ramai- ramai cerita di alam maya,( lebih baik) ketemu aja langsung buat riset, siapa pakar- pakarnya Kemendagri?,” ucap Sobri.

Apalagi, Sobri mengaku heran dengan Menteri Tito yang mempersoalkan sebagian poin di AD/ ART FPI tentang Khilafah ataupun urusan Syariah.

“ Apa pemahamannya( Kemendagri) dengan Kemenag terdapat yang berbeda? Apa( Kemendagri) lebih mengerti urusan khilafah? Urusan syariah, Kemenag apa Kemendagri siapa yang lebih mengerti urusan agama?” tutup Sobri sembari terheran- heran. 

Share Artikel