7 Makanan Paling Aneh di Dunia

WowKerenViral ~ Setiap manusia butuh makanan untuk hidup, dan sudah menjadi hal yang lumrah setiap orang ingin makan makanan yang enak. Makanan juga bisa jadi tujuan wisata, orang-orang yang ingin mencicipi masakan daerah tertentu yang sudah terkenal akan mengunjungi tempat tersebut.

7 makanan paling aneh di dunia


Namun apa jadinya jika masakan atau makanan itu lain dari yang lain, atau bisa juga di sebut paling aneh di Dunia. Apakah masih ada yang tertarik untuk memakannya?. Dan ternyata ada, para hobi makanan aneh akan merasa tertantang untuk mencicipi makanan yang aneh dan menjijikan bagi orang-orang yang selera makannya normal.

Berikut 7 makanan paling aneh di Dunia:


1. Sate Kalajengking




Mendekati saja tidak mau alias takut apalagi memakannya, sate kalajengking jadi makanan populer di thailand dan beberapa negara lainnya.

2. Telur Yang Hampir Menetas (Sudah Jadi Embrio)




Di Indonesia telor busuk dibuang karena tidak layak dikonsumsi bisa menimbulkan penyakit, apalagi telor itu sudah menjadi embrio yang sudah hampir menetas. Makananan yang sangat menjijikan.

3. Jangkrik Goreng




Sebenarnya jangkrik dan serangga lain seperti belalang juga ada yang mengkonsumsi di Indonesia, tetapi bagi yang belum terbiasa pasti akan merasa Aneh.

4. Otak Babi 




Makanan yang sudah pasti haram bagi yang Muslim, tetapi bagi yang Non Muslim apa kira-kira mau juga makan otak babi yang terlihat lembek-lembek gimana gitu.

5. Kepompong Ulat Sutera Panggang




Berani mencoba makan ulat?, kepompong ulat sutera di panggang seperti sate, rasanya gimana ya makan ulat?

6. Sup Plasenta Menjangan




Ini juga termasuk makanan yang paling aneh dan juga menjijikan, sup plasenta.

7. Laba-Laba (Tarantula) Goreng




Sama seperti kalajengking, laba-laba tarantula adalah serangga yang mematikan. Melihatnya saja sudah menakutkan apalagi memakannya.

Nah itulah 7 makanan paling aneh di Dunia, ada yang berminat untuk mencobanya?.

Share Artikel

0 Response to "7 Makanan Paling Aneh di Dunia"

Posting Komentar